Feeds:
Posts
Comments

Seorang cadel ingin membeli nasi goreng yang sering mangkal di dekat rumahnya.
cadel:”bang, beli nasi goleng satu.
abang:”apa…?” (…..ngeledek.)
cadel:”Nasi Goleng!
abang:”Apaan…?(…..Ngeledek lagi.)
cadel:”Nasi Goleng!!!”
abang:”ohh nasi goleng…” Sambil ditertawakan oleh pembeli yang lain dan pulanglah si cadel dengan sangat kesal. Sesampainya di rumah dia bertekad untuk berlatih mengucapkan “nasi goreng” dengan benar. Hingga akhirnya dia mampu mengucapkan dengan baik dan benar

Hari ke-2.
Dengan perasaan bangga, si cadel ingin menunjukkan bahwa dia bisa mengucapkan pesanan dengan tidak cadel lagi
cadel:”bang…,saya mau beli NASI GORENG, bungkus!!!”
abang:”ohh…pake apa?”
cadel:”…pake telol…” Sambil sedih…
Akhirnya kembali dia berlatih mengucapkan kata “telor” sampai benar.

Hari ke-3.
Untuk menunjukkan bahwa dia mampu, dia rela 3 hari berturut – turut makan nasi goreng:
cadel:”bang…, beli NASI GORENG, Pake TELOR!!! Bungkus!”
abang:”ceplok atau dadar ?”
cadel:”dadal…”
Dengan spontan.Kembali dia berlatih dengan keras.

Hari ke-4.
Dengan modal 4 hari berlatih lidah hari ini dia yakin mampu memesan dengan tanpa ditertawakan.
cadel:”bang…,beli NASI GORENG, Pake TELOR, di DADAR!”
abang:”hebat kamu “del, udah nggak cadel lagi nich, harganya Rp.2500 del.”
si cadel menyerahkan uang Rp.3000 kepada si abang, namun si abang tidak memberikan kembaliannya, hingga si cadel bertanya:
cadel: “bang.., kembaliannya?”
abang: “oh iya, uang kamu Rp.3000, harganya Rp.2500, kembalinya berapa del?” sambil senyum ngeledek. Si cadel gugup juga untuk menjawabnya, dia membayangkan besok bakal makan nasi goreng lagi.
Tapi akhirnya dia menjawab:”…GOPEK!” Sambil tersenyum penuh kemenangan.

*******************************************

Jenis2 KB:

1. Kalau 5 tahun kawin, langsung punya 4 anak, itu
berarti KB = KUMPUL BOCAH.
2. Kalau 5 tahun kawin, anak cuma satu, itu
berarti KB = KURANG BERGAIRAH.
3. Kalau sudah 5 tahun kawin, belum punya anak, itu
berarti, KB = KURANG BISA.
4. Kalau 5 tahun pacaran belum juga kawin, itu
berarti, KB = KAGAK BERANI.
5. Kalo kagak pacaran tapi punya anak, itu
berarti KB = Ketelanjuran Bunting
6. Kalo kagak punya pacar dan anak, itu
berarti KB = Kayaknya Bencong deh

*************************************

Pada suatu hari, Kadir (orang Madura asli) diajak temannya ke sebuah
restoran. Seorang pelayan datang memberikan daftar menu makanan, setelah membaca menu, dengan aksen Maduranya, si Kadir pesan makanan ke Pelayan.
Kadir : ” Saya mau minum susu soda. “
Pelayan : ” Pake es atau tidak Pak ? “
Dengan nada sengit si Kadir menjawab : ” Pake goblok, kalau ndak pake khan jadi ” Uu oda “”.

*************************************

Di sebuah ruang kelas, para mahasisawa sedang mengikuti mata kuliah Filosofi. Dosen yang mengajar mencoba melemparkan topik diskusi tentang Tuhan. “Ada yang pernah melihat Tuhan?” tanya si dosen.
Semua diam tak menjawab. “Ada yang pernah mendengar Tuhan bersuara?” si dosen bertanya lagi. Kali ini pun tak ada yang menyahut.
“Ada yang pernah menyentuh Tuhan?” tanya dosen. Semua diam.
“Kesimpulannya tidak ada Tuhan,” kata dosen senang. Terdengar gumaman protes, sampai akhirnya seorang mahasiswa berdiri bertanya,
“Ada yang pernah melihat otak Pak Dosen?” Tak ada jawaban.
“Ada yang pernah mendengar otak Pak Dosen?” Tak seorangpun menjawab.
“Ada yang pernah menyentuh otak Pak Dosen?” Sekali lagi hening.
“Kesimpulannya Pak Dosen tidak punya otak,” kata mahasiswa

**********************************

Suatu hari ada dua orang kaya lagi duduk di cafe, sambil ngegosipin sopirnya. Orang kaya I : ” Heyy, elo tau nggak, sopir gue ini blo’onnya setengah mampus ! Elo nggak percaya ? nih liat.”
Terus dia panggil sopirnya si Ah Beng ” Ah Beng, ini 10 dollars, pergi ke toko mobil, dan beliin gue Mercedez.” Ah Beng pun menjawab dengan sopan,
” Yes Sir !! Righ A way !!” Terus langsung cabut ke toko mobil. Orang kaya I itu terus bilang ke temannya,
” Liatkan ? Apa gue bilang….dia bener-bener blo’on..”
Orang kaya II : ” Haha….itu sich belon apa-apa, elo mau liat apa yang namanya stupid ? Nih gue tunjukin apa yang namanya Stupid.” Terus orang kaya II manggil sopirnya Si Ali. ” Ali, pergi ke rumah gue, pulang, liatin
apa gue ada di rumah atau nggak ?” Ali: ” Yes Sir !! Right A Way !!” dan dia langsung cabut ke rumah tuannya.
Orang kaya II terus bilang ke temannya tadi, ” Liat kan apa gue bilang ? dia nggak punya otak buat mikir, bahwa gue kan nggak mungkin bisa berada di
2 tempat sekaligus. Nggak berapa lama, kedua sopir itu ketemu di jalan,
Ah Beng : ” Ehh you know, my boss is very stupid laaaahhh. Dia kasih gue 10 dollars dan nyuruh gue beli mercedez di toko mobil, mana mungkin ?? Elo kan tahu sekarang kan hari minggu laaahh.Semua toko yach tutup!!”
Ali : ” Elo kira boss elo stupid ha ? boss gue lebih stupid lagi !! Masa dia nyuruh gue balik ngeliatin, apakah dia ada di rumah…..Padahal dia kan bisa ngecek sendiri pake handphonenya ke rumah !!”

Malam itu, ada seorang pemuda yang baru pulang dari suatu keperluan
terpaksa numpang berteduh di suatu rumah yang hanya dihuni oleh seorang ibu dan anak perempuannya karena hujan dengan deras mengguyur bumi. Karena dilihatnya diluar teras ada seorang laki-laki, ibu itupun memberanikan diri untuk bertanya kepada pemuda itu.

Ibu : Nak, dari mana ?
Pemuda : Maaf bu, saya numpang berteduh di rumah ibu. Abis, hujannya kok nggak berhenti-berhenti. Saya baru ada keperluan dan saya lagi dalam perjalanan pulang.
Ibu : Oh ya nggak apa-apa!

Karena ibu itu yakin kalo pemuda itu orangnya baik-baik, dipersilakannya masuk pemuda itu kedalam rumah.
Karena di luar hujan masih deras dan malam pun sudah semakin larut, Ibu itu memberanikan diri untuk menawari pemuda agar menginap saja semalam di rumahnya supaya perjalanan pulang ke rumahnya bisa dilanjutkan esok hari.

Mendengar ajakan Ibu itu, dengan malu-malu (dan mau) si pemuda itu pun tidak keberatan untuk sekedar numpang nginap barang semalam di rumah itu, apalagi Ibu itu punya anak perempuan yang cukup cantik.
Nah, karena kebetulan di rumah itu masih ada satu kamar kosong lagi, Ibu dan anak perempuannya bergegas membereskan kamar kosong itu, sementara si pemuda itu ditinggalkannya di ruang tamu.

Selang beberapa kemudian, Ibu dan anaknya kembali ke ruang tamu bermaksud untuk menemui si pemuda. Betapa kagetnya mereka karena si pemuda itu sudah tidak ada lagi. Ibu dan anaknya saling berpandangan, sampe-sampe ada rasa takut menghinggapi mereka berdua siapa tahu kalo si pemuda tadi bukan orang tapi jelmaan makhluk gaib. Hujan yang semakin deras dan kilat yang saling menyambar menambah ketakutan mereka. Pas lagi sedang takut-takutnya, tiba-tiba mereka berdua dikagetkan lagi oleh si pemuda tadi yang tanpa ba-bi-bu masuk kembali kedalam rumah dalam keadaan basah kuyup. Tanpa berpikir panjang walaupun masih ada rasa takutnya, Ibu itu pun bertanya kepada si pemuda.

Ibu : Lho, nak dari mana koq basah kuyup ?
Pemuda : Maaf bu, saya pulang dulu ke rumah ngambil bantal dan selimut!
Ha ???????

SEORANG KEPALA PERSONALIA SEDANG MENGHADAPI SEORANG PELAMAR :

KATA KEPALA PERSONALIA : “KALAU KAMU MAU BEKERJA DISINI, ANAK MUDA,” “KAMU HARUS SELALU MENJAGA KEBERSIHAN DI PERUSAHAAN INI ? ” “APAKAH KAMU TADI SUDAH MEMBERSIHKAN SEPATUMU SAAT MASUK RUANG INI ?”

PELAMAR : “OH KALAU ITU SUDAH PAK”

KEPALA PERSONALIA MENGANGGUK-ANGGUK.
KATA KEPALA PERSONALIA : “OH YA SATU LAGI, KAMI JUGA SANGAT MENGHARGAI KEJUJURAN. DI PINTU KANTOR INI, HARAP KAMU KETAHUI ANAK MUDA, TIDAK PERNAH ADA KESET KAKI.”

> ——–
>
> MARI BELAJAR BAHASA INDONESIA.
>
> Kelas yang tadi ribut-ribut tanpa guru, kini menjadi sunyi.
> Guru Bahasa Indonesia yang paling ditakuti dan disegani oleh semua murid
> telah masuk ke dalam kelas. Wajahnya garang seperti harimau kelaparan.
>
> Murid-murid : Selamat pagi, Bu Guru!
>
> Bu Guru (dengan suara melengking) : Mengapa bilang selamat
> pagi saja? Kalau begitu siang, sore dan malam kalian mendoakan saya tidak
> selamat ya?
>
> Murid-murid : Selamat pagi, siang dan sore Bu Guru…..
>
> Bu guru : Kenapa panjang sekali? Tidak pernah orang
> mengucapkan selamat seperti itu! Katakan saja selamat sejahtera,
> bukankah lebih bagus didengar dan penuh makna?
> Lagipula ucapan ini meliputi semua masa dan keadaan.
>
> Murid-murid : Selamat sejahtera Bu Guru!
>
> Bu guru : Sama-sama, duduk! Dengar sini baik-baik. Hari ini
> Bu Guru mau menguji kalian semua tentang perlawanan kata atau antonim
> kata. Kalau Bu Guru sebutkan perkataannya, kamu semua harus cepat
> menjawabnya dengan lawan katanya, mengerti?
>
> Murid-murid : Mengerti Bu Guru…
>
> Guru : Pandai!
> Murid-murid : Bodoh!
>
> Guru : Tinggi!
> Murid-murid : Rendah!
>
> Guru : Jauh!
> Murid-murid : Dekat!
>
> Guru : Berjaya!
> Murid-murid : Menang!
>
> Guru : Salah itu!
> Murid-murid : Betul ini!
>
> Guru (geram) : Bodoh!
> Murid-murid : Pandai!
>
> Guru : Bukan!
> Murid-murid : Ya!
>
> Guru (mulai pusing) : Oh Tuhan!
> Murid-murid : Ya Hamba!
>
> Guru : Dengar ini…
> Murid-murid : Bicara itu…
>
> Guru : Diam!!!!!
> Murid-murid : Ribut!!!!!
>
> Guru : Itu bukan pertanyaan, bodoh!!!
> Murid-murid : Ini adalah jawaban, pandai!!!
>
> Guru : Mati aku!
> Murid-murid : Hidup kami!
>
> Guru : Saya rotan baru tau rasa!!
> Murid-murid : Kita akar lama tak tau rasa!!
>
> Guru : Malas aku ngajar kalian!
> Murid-murid : Rajin kami belajar bu guru…
>
> Guru: Kalian gila semua!!!
> Murid-murid : Kami waras sebagian!!!
>
> Guru : Cukup! Cukup!
> Murid-murid : Kurang! Kurang!
>
> Guru : Sudah! Sudah!
> Murid-murid : Belum! Belum!
>
> Guru : Mengapa kamu semua bodoh sekali?
> Murid-murid : Sebab saya seorang pandai!
>
> Guru : Oh! Melawan, ya??!!
> Murid-murid : Oh! Mengalah, tidak??!!
>
> Guru : Kurang ajar!
> Murid-murid : Cukup ajar!
>
> Guru : Habis aku!
> Murid-murid : Kekal kamu!
>
> Guru (putus asa) : O.K. Pelajaran sudah habis!
> Murid-murid : K.O. Pelajaran belum mulai!
>
> Guru : Sudah, bodoh!
> Murid-murid : Belum, pandai!
>
> Guru : Berdiri!
> Murid-murid : Duduk!
>
> Guru : Bego kalian ini!
> Murid-murid : Cerdik kami itu!
>
> Guru : Rusak!
> Murid-murid : Baik!
>
> Guru (stres) : Kamu semua ditahan siang hari ini!!!
> Murid-murid : Dilepaskan tengah malam itu!!!
>
> Bu Guru mukanya merah padam dan tanpa bicara lagi mengambil
> buku-bukunya dan keluar ruangan. Sebentar kemudian, loceng pun berdering.
> Murid-murid merasa lega kerana guru yang paling ditakuti oleh mereka telah
> keluar. Walau bagaimanapun, mereka merasa bangga kerana telah dapat
> menjawab semua pertanyaan tadi. Tetapi masih ada hari essok. Guru itu
pasti
> akan datang lagi.
>
> ——–
>
> SAMA SAJA ..
>
> Seorang bapak yang datang dari desa ingin ketemu dengan anaknya
> yang bekerja di kantor Walikota. Sang bapak belum pernah sekalipun
> datang ke kota, dan sang anakpun tidak memberikan alamat yang jelas.
> Sang bapak kemudian ingin bertanya ke warung yang dijumpainya.
> Ia bertanya kepada si Ujang yang kebetulan lagi nongkrong.
> Bapak : (tergagap-gagap)”Kkk..kant..tor.. walikotanya…
> ddd..dimana…Nak ??”
> Ujang : (diam saja sambil memperhatikan sang bapak)
> Bapak : “Ddd..ditanya…kok..ddd..diam …ssssajaaa…??”
> Ujang : (malah mempelototin bapak sambil keheranan)
> Bapak : (sambil beranjak pergi)”Huuh…aaanak kota…
> ssssombong … semuanya !!!”
> Melihat hal tersebut sang pemilik warung bertanya pada Ujang.
> P.Warung : “Hai “Jang, kalo orang tua ngomong, jangan dicuekin.
> nanti kualat lho. Ia “kan bertanya baik-baik, kok
> kamu malah nggak memperdulikannya. Dosa ..tauu!!”
> Ujang : (dengan rasa tidak bersalah) “Bbbuu..kan…bbbbegitu…
> bbbang…Kkkalooo…sssaya…jjjjawab…dddikira…
> nnngeledek ….”
>
> ——–
> ——–
>
> KETAHUAN
>
> Seorang anak yang mencuri mangga kepergok si empunya pohon.
> Pemilik :”Hei, sedang apa kamu di atas situ ??”
> Anak :”Cari layang-layang, Pak.”
> Pemilik :”Buat apa?”
> Anak: (tambah gugup) “Buat bikin rujak Paak.”
>
> ——–
>
> BERKAWAN
>
> Jangan berkawan karena harta
> Harta mudah musna
>
> Jangan bekawan karena uang
> Uang adalah curang
>
> Jangan berkawan karena wajah
> Wajah bisa berubah
>
> Jangan berkawan karena pangkat
> Bukan dari pangkat diri kita jadi terhormat
>
> TAPI
>
> Berkawanlah karena budi
> Budi baik dibawa sampai mati
>
>
>————————————-

>
> SALAD DAN MIE
>
> Seorang pejabat Indonesia berkunjung ke Amerika, tentu saja disertai sang
> permaisuri. Dalam perjamuan makan malam oleh tuan rumah, terjadi dialog
> antara istri kedua pejabat.
> Mrs X : Do you like “Salad” ?
> Ny Y : Oh yes, five time a day.
> Mrs X : (woow)
> What kind of dress do you like for salad ?
> Ny Y : Mukena.
> Mrs X : ????
>

>

BILL CLINTON
>
> Presiden indonesia dan seorang menteri sedang melakukan kunjungan antar
negara. saat mereka dipesawat menteri bertanya sama presiden
>
> Menteri: Wah gimana yah nanti pd saat bertemu presiden, saya tdk bisa
berbahasa ingris.
>
> Presiden: ah itu mah masalah gampang. nanti pada saat kamu berjabat tangan
dgn Presiden Clinton, bilang aja “How are you?” trus dia pasti bilang “Fine”
dan balik bertanya “How about u?” bilang saja “Me too”. Gampang kan?
>
> Setibanya disana saat Si Menteri berjabat tangan dia agak gugup dan takut
jg sehinggadia salah ngomong
>
> Menteri: Who are u?
>
> Bill Clinton: (Dengan tampang agak bingung, dia menoleh ke istrinya) I”m
Hillary Clinton”s Husband!! (dgn nada lantang) “And U?” tanya Bill Clinton
>
> Menteri: dgn percaya diri dia bilang “ME TOO”
>

barusan beres beres isi komputer, ga sengaja ketemu lelucon lelucon lama. ku baca baca bentar , ternyata lucu juga.. hehe

coba baca aja sendiri…

Ø HRD: Nama saudara siapa ?
Pelamar: Prawojo pak …
HRD: Coba ceritakan tentang keluarga saudara !!…
Pelamar: Saya 2 bersaudara, adik saya masih kuliah di Jogya..Orang
Tua saya tinggal di Surabaya .. Kakek dan nenek
dari Bapak tinggal di Solo..Kakek dan nenek dari Ibu tinggal diSemarang ..Paman dan Pakde semua tinggal di Tegal..
HRD: Apakan saudara dapat berbahasa inggris ?
Pelamar: Yes .. sir …
HRD: now tell me about your family in English !!…
Pelamar: Sorry sir .. i don’t have family in English …, they’re
all
living in Indonesia
______________________________________________

Ø Teacher: “Where were u born?”
Student: “Singapore, Sir.”
Teacher: “Which part?”
Student: “All of me, Sir.”
_____________________________________________

Ø A teacher was aski ng her class: “What is the difference between
‘unlawful’ and ‘illegal’?” Only one hand shot up.
“Ok, answer, Joan,” said the teacher.
“unlawful” is when u do something the law doesn’t allow and
ill-egal” is a sick eagle.”
_______________________________________________

Ø Bad News and Very Bad News
Doctor: I have some bad news and some very bad news.
Patient: Well, might as well give me the bad news first.
Doctor: The lab called with your test results. They said you have 24
hours to live.
Patient: 24 hours! That’s terrible!! What could be worse? What’s the
very bad news?
Doctor: I’ve been trying to reach you since yesterday.
_______________________________________________

Tooth extraction
Patient: How much to have this tooth pulled?
Dentist: $90.00.
Patient: $90.00 for just a few minutes work???
Dentist: I can extract it very slowly if you like.
>

Ø ___________________________________________
> > > >
> > > > Nubruk Bule
> > > > Seorang cewek yang bahasa Inggrisnya kacau-balau suatu hari nubruk
> > >seorang bule ketika jalan-jalan di mall.
> > > > Cewek: “I’m sorry.”
> > > > Bule: “I’m sorry, too.”
> > > > Si cewek bingung. Doi ngerasa harus ngejawab tuh bule.
> > > > Cewek: “I’m sorry, three.”
> > > > Bule: “What are you sorry for?”
> > > > Cewek: “I’m sorry, five.”
> > > > ________________________________________________________________
> > > >
> > > > Mencari Pekerjaan
> > > > Di sebuah iklan lowongan kerja…
> > > > – Anda lulusan SMA/STM?
> > > > – Anda punya keahlian?
> > > > – Punya ijasah keterampilan?
> > > > – Ahli bahasa Inggris?
> > > > – Tapi sampai sekarang belum bekerja?
> > > > Cari kerja dong!
> > > > _________________________________________________________________
> > > > Pema lak
> > > > Seorang polisi menangkap seorang pemalak yang juga peminum berat.
Doi
> > >sangat meresahkan masyarakat di sekitarnya.
> > > > Polisi: “Kenapa kamu malak?”
> > > > Pemalak: “Terus terang, saya malak supaya dapat uang untuk beli
> > >minumankeras.”
> > > > Polisi: “Lalu kenapa kamu minum?”
> > > > Pemalak: “Supaya dapat keberanian buat malak.”
> > > > _________________________________________________________________
> > > >
> > > > PERPUSTAKAAN
> > > > Di tengah malam, telepon di rumah seorang petugas perpustakaan
> > >bernama Bobi berdering.
> > > > “Selamat malam. Maaf mau tanya, perpustakaan buka jam berapa ya?”
> > > > tanya suara seorang lelaki di telepon.
> > > > “Ya ampun, Anda menelepon tengah malam begini hanya ingin tahu kapan
> > >perpusatakaan buka?” tanya Bobi.
> > > > “Tapi ini sangat penting”, kata penelepon.
> > > > “Jam sembilan pagi”, kata Bobi.
> > > > “Jam sembilan??? Tidak bisa lebih pagi lagi?”
> > > > tanya si penelepon.
> > > > “Me mangnya kenapa Anda ingin datang pagi-pagi?” tanya Bobi.
> > > > “Siapa bilang saya ingin datang? Saya ingin keluar dari perpustakaan
> > >ini…”
> > > > _________________________________________________________________
> > > >
> > > > BIS
> > > > Suatu malam seorang lelaki yang sedang mabuk naik bis dan duduk di
> > >sebelah perempuan berumur.
> > > > Si nenek memandangnya dari atas ke bawah, kemudian berkata, “tahu
> > >nggak, kamu akan ke neraka!”
> > > > Si lelaki melompat kaget dan berteriak, “Stop…kirriii. Salah naik
> > >bis.” >
> > > > _________________________________________________________________
> > > > DARI MANA DULU ?
> > > > Penjaga kolam menghampiri seorang anak lelaki dan menegurnya, “kamu
> > >tidak boleh kencing di kolam renang ini, mengerti?!”
> > > > Dengan wajah tak mengerti si anak berkata, “tapi semua orang kan
pada
> > >kencing di kolam??”
> > > > Penjaga mencoba bersabar, “iya, memang. Tapi kencingnya tidak dari
> > >atas papan loncat.”
> > > >
> > > > _________________________________________________________________
> > > > Kisah si Umar
> > > > Adalah seorang pekerja Syria yang sedang bekerja di lantai 13 sebuah
> > >gedung. Tiba-tiba seorang berteriak-teriak,
> > > > “Umar . Umar . anak perempuanmu Fatimah mati karena kecelakaan …
> > >Umar …!”
> > > > Karena panik, orang ini langsung loncat lewat jendela… dari lantai
> > >13.
> > > > Ketika dia hampir mendekati lantai 9, dia baru ingat bahwa dia tidak
> > >punya anak perempuan bernama Fatimah, setelah dia hampir mendekati
> > >lantai 5, dia baru sadar bahwa dia belum menikah.. apalagi punya anak.
> Dan
> > >
> > >ketika dia hampir menyentuh tanah.. dia baru sadar bahwa namanya
> > >bukanlah Umar..

Ø > > >Pada suatu ketika di Jepang hiduplah seorang lelaki
> > > >yang sederhana,namanya Oda. Ia memiliki seorang isteri
> > > >yang sangat cantik dan sangat disayanginya. Namun sang
> > > >isteri mempunyai kebiasaan buruk,yaitu tiap kali
> > > >diajak bicara pasti akan keterusan alias teramat
> > > >sangat cerewet sekali.
> > > >
> > > >Selain itu sang isteri tersebut juga suka mengumpat
> > > >dengan kata-kata yang keras dan memekakkan telinga
> > > >sehingga orang-orang tidak mau dekat-dekat dengannya.
> > > >Sebenarnya, Oda sangat menyayangi isterinya itu.tetapi
> > > >para tetangganya yang merasa terganggu lambat laun
> > > >berani juga mengadu pada Oda perihal isterinya itu.
> > > >akhirnya Odapun termakan kata-kata tetangganya.
> > > >Ia berpikir bagaimana melenyapkan isterinya dari muka
> > > >bumi.
> > > >
> > > >Suatu ketika Oda mengajak isterinya berjalan-jalan ke
> > > >kuil tua di tengah hutan. ketika melewati bagian
> > > >belakang kuil yang sudah rusak, Oda melihat sebuah
> > > >sumur tua yang tak digunakan lagi.
> > > >
> > > >Maka ia berpura-pura mengajak isterinya melihat burung
> > > >di pohon besar dekat sumur itu. Lantas dengan
> > > >tiba-tiba Oda mendorong isterinya itu masuk ke sumur.
> > > >
> > > >Pada lima menit pertama Oda merasa sanga bahagia
> > > >karena sepanjang hidupnya merasakan suasana yang
> > > >begitu tenang tanpa celoteh isterinya. Lima menit
> > > >kedua, Oda mulai merasa sepi juga karena tidak
> > > >terbiasa dengan kesunyian. akhirnya lima menit ketiga
> > > >dengan keragu-raguan Oda kembali mendatangi sumur yang
> > > >angker tersebut.
> > > >Ia menurunkan tali timba dan berteriak menyuruh
> > > >istrinya naik.
> > > >
> > > >Begitu terkejutnya Oda ketika yang naik bukan istrinya
> > > >melainkan sesosok makhluk menyeramkan dengan bulu
> > > >lebat di sekujur tubuhnya,dialah makhluk penunggu
> > > >Sumur tua itu. Oda lantas bertanya,”Lho, kenapa kamu
> > > >yang naik?” lantas makhluk itupun dengan wajah pucat
> > > >ketakutan menjawab,”Aku takut,dibawah ada orang
> > > >cerewet sekali……”
> > > >
> > > >===============================================
> > > >
> > > >Kepada : Seluruh Karyawan
> > > >Dari : Pimpinan
> > > >Hal : Efektifitas & Efisiensi
> > > >CC :
> > > >NO : 001/00-00/P
> > > >
> > > >Surat Edaran Tata Cara Penggunaan Kamar Kecil.
> > > >
> > > >Segera diberlakukan, tata cara penggunaan kamar kecil
> > > >yang dibuat untuk menyelenggarakan metoda perhitungan
> > > >waktu yang konsisten bagi karyawan dalam jam
> > > >kerja,dengan demikian menjamin efektifitas pemanfaatan
> > > >waktu dan perlakuan yang adil bagi semua karyawan.
> > > >Kelak,pintu-pintu kamar kecil akan dikendalikan
> > > >komputer melalui alat pengenal suara, yang hanya dapat
> > > >diaktifkan untuk membuka melalui perintah lisan
> > > >seseorang. Dengan demikian, setiap karyawan harus
> > > >segera memberikan dua contoh suara ke bagian
> > > >personalia, satu dalam nada normal, satu lagi
> > > >dalam,keadaan merana/kebelet.
> > > >
> > > >Peraturan berikut juga akan diberlakukan :
> > > >Setiap awal bulan, setiap karyawan akan mendapat 22
> > > >kesempatan untuk menggunakan kamar kecil, yang dapat
> > > >diakumulasikan pada bulan berikutnya. Bila semua
> > > >kesempatan yang diberikan telah habis terpakai,pintu
> > > >kamar kecil tidak akan lagi dapat dibuka sampai akhir
> > > >bulan berjalan. Sebagai tambahan, setiap jamban
> > > >diperlengkapi dengan timer. Bila pemakaian jamban
> > > >melampaui tiga menit, alarm akan berbunyi. Tiga puluh
> > > >detik kemudian, tissue toilet akan tergulung masuk,
> > > >jamban akan diguyur dan pintu akan terbuka secara
> > > >otomatis. Bila setelah itu jamban tetap diduduki, maka
> > > >anda akan dipotret dan foto anda akan muncul di papan
> > > >petugas pemantau kamar kecil. Karyawan yang fotonya
> > > >terekam tiga kali, tidak akan lagi mendapat kesempatan
> > > >menggunakan kamar kecil selama tiga bulan ke depan.
> > > >Bila didapati ada foto yang tersenyum, yang
> > > >bersangkutan akan dibawa ke balai perawatan jiwa.
> > > >Harap diketahui bahwa santunan asuransi tidak akan
> > > >berlaku atas segala bentuk luka yang diakibatkan oleh
> > > >usaha menghentikan tissue toilet yang ditarik masuk,
> > > >atau mencoba mencegah terbukanya pintu. Kami harap
> > > >karyawan mau bekerja sama sepenuhnya. Apabila aturan
> > > >ini menimbulkan masalah, kami sarankan anda
> > > >menggunakan pispot dr rumah.
> > > >
> > > >Tertanda,
> > > >Direktur Personalia
> > > >PT. Derita Tiada Akhir Tbk
> > > >
> > > >==========================================
> > > >
> > > >Berikut adalah sebuah cerita tentang bagaimana sebuah
> > > >pesan dikomunikasikan secara hirarkis dalam sebuah
> > > >perusahaan, dari pimpinan puncak (Managing Director)
> > > >hingga ke bawahan (Operators).
> > > >
> > > >Dari: Managing Director
> > > >
> > > >Kepada: Chief Operating Officer
> > > >
> > > >
> > > >
> > > >”Besok akan ada gerhana matahari total pada jam
> > > >sembilan pagi. Ini adalah kejadian yang tak bisa kita
> > > >lihat setiap hari. Untuk menyambut dan melihat
> > > >peristiwa langka ini, seluruh karyawan diminta untuk
> > > >berkumpul di lapangan dengan berpakaian rapi. Saya
> > > >akan menjelaskan fenomena alam ini kepada mereka. Bila
> > > >hari hujan, dan kita tidak bisa melihatnya dengan
> > > >jelas, kita berkumpul di kantin saja.”
> > > >
> > > >
> > > >
> > > >Dari: Chief Operating Officer
> > > >
> > > >Kepada: Department Heads
> > > >
> > > >
> > > >
> > > >”Sesuai dengan perintah Managing Director, besok pada
> > > >jam sembilan pagi akan ada gerhana matahari total.
> > > >Bila hari hujan, kita tidak bisa berkumpul di lapangan
> > > >untuk melihatnya dengan berpakaian rapi.
> > > >
> > > >Dengan demikian, peristiwa hilangnya matahari ini akan
> > > >dijelaskan oleh Managing Director di kantin. Ini
> > > >adalah kejadian yang tak bisa kita lihat setiap hari.”
> > > >
> > > >
> > > >
> > > >Dari : Departmental Heads
> > > >
> > > >Kepada : Sectional Heads
> > > >
> > > >
> > > >
> > > >”Sesuai dengan perintah Managing Director, besok kita
> > > >akan mengikuti peristiwa hilangnya matahari di kantin
> > > >pada jam sembilan pagi dengan berpakaian rapi.
> > > >
> > > >Managing Director akan menjelaskan apakah besok akan
> > > >hujan atau tidak. Ini adalah kejadian yang tak bisa
> > > >kita lihat setiap hari.”
> > > >
> > > >
> > > >
> > > >Dari : Section Heads
> > > >
> > > >Kepada :Foreman
> > > >
> > > >
> > > >”Jika besok turun hujan di kantin, kejadian yang tak
> > > >bisa kita lihat setiap hari, Managing Director, dengan
> > > >berpakaian rapi, akan menghilang jam sembilan pagi.”
> > > >
> > > >
> > > >
> > > >Dari :Foreman
> > > >
> > > >Kepada : All Operators
> > > >
> > > >
> > > >”Besok pagi, pada jam sembilan, Managing Director akan
> > > >menghilang. Sayang sekali, kita tidak bisa melihatnya
> > > >setiap hari.”
>
>
>


> >SOPIR TAKSI BARU
> >Setelah berjalan sekian lama, penumpang menepuk pundak sopir taksi untuk
> >menanyakan sesuatu. Reaksinya sungguh tak terduga. Sopir taksi begitu
> >terkejutnya sampai tak sengaja menginjak gas lebih dalam dan hampir saja
> >menabrak mobil lain. Akhirnya ia bisa menguasai kemudi dan menghentikan
> >mobilnya di pinggir jalan. “Tolong, jangan sekali-sekali melakukan itu
> >lagi,” kata sopir taksi dengan wajah pucat dan menahan marah.
> >
> >
> >Penumpang: “Maaf, saya tidak bermaksud mengejutkan. Saya tidak mengira
kalau
> >menyentuh pundak saja bisa begitu mengejutkan Bapak.” Sopir taksi:
> >”Persoalannya begini, ini hari pertama saya jadi sopir taksi. Bapak juga
> >merupakan penumpang pertama.” Penumpang: “Oh begitu. Terus, kok bisa
kaget
> >begitu?” Sopir taksi: “Sebelumnya saya adalah sopir mobil jenazah.”
> >
> >
> >TUSUK GIGI
> >Seorang majikan marah-marah soalnya tusuk gigi di meja makannya cepet
banget
> >habis. “Bi, apakah Bibi sering mengambil tusuk gigi? Tiap hari kok makin
> >berkurang?!” tanya sang majikan pada pembantunya. Sambil sedikit gemetar
si
> >pembantu menjawab: “Wah, bukan saya tuan, saya kalau habis pakai tusuk
gigi
> >pasti saya kembalikan ke tempatnya lagi.”
> >
> >Friends are like underwear.. always a comfort…. Good friends are like
> >condom…. always protecting… Great friend are like viagra….. lift
you
> >up when you are down…..
> >
> >
> >Temen Amerika kentut, cukup bilang ” Excuse me” Temen British cukup
bilang “
> >pardon me” Temen Singapore bilang “Sorry lah..” Nah kalo kamu yang kentut
> >pasti bilang ” NOT ME, NOT ME..!!
> >
> >
> >Man comes home, find his wife in bed with his friend. He shoot his friend
to
> >death. His wive says “if you behave like this, you will lose all your
> >friends…!”
> >
> >Cewek Amrik kalo abis making love, paginya bilang : “Good morning honey”
> >Cewek Inggris bilang : “Thank u Sweetheart” Cewek Indonesia : “JANJI YA
> >MAS…jangan bilang siapa-siapa”
> >
> >NGGAK TEGA
> >
> >Eko : “Gua suka nggak tega ngeliat ada cewek berdiri kalau lagi naik
> >bus,apalagi pas gua dapet duduk…” Melan (kagum): “Terus, apa yang Mas
Eko
> >lakukan?” Eko : “Gua langsung pura-pura tidur…”
> >
> >
> >SAMA-SAMA NGGAK TAU
> >
> >Waktu gue baru dua hari kerja disebuah perusahaan asing, gue sempat
menelpon
> >ke bagian dapur sambil berteriak, “Ambilkan gue kopi…cepat!.” Ternyata
> >jawaban dari balik telepon tidak kalah keras dan marahnya, “Hei… kamu
> >salah pencet extention? Kamu tahu dg siapa kamu bicara?” “Tidak…” gue
> >nyahut. “Saya Direktur Utama di sini, saya pecat kamu nanti!” Nggak kalah
> >gertak dan kalah teriak gue balas menyahut, “Dan Bapak tahu siapa saya?”
> >”Tidak.” jawab Boss gue itu. “Syukurlah kalau gitu” sahut gue cuek sambil
> >menutup telepon.
> >
> >
> >WASIAT MBAH JO
> >
> >Mbah Jo dirawat di rumah sakit. Menurut dokternya, asmanya sudah kronis
> >hingga perlu dipasangi selang oksigen. Sudah beberapa hari dia tidak
bicara
> >dan seperti orang koma. Dikira sudah menjelang ajal, dan atas keinginan
mbah
> >Jo juga, anaknya kemudian memanggil Mudhin Pengacara-nya untuk menyusun
> >wasiat, selagi pak Mudhin sedang asik berdiskusi, tiba tiba Mbah Jo
> >menggap-menggap tidak bisa bernafas, mukanya pucat, tangannya bergetar.
> >Dengan bahasa isyarat mbah Jo minta diambilkan kertas dan alat tulis.
Dengan
> >sisa-sisa tenaganya mbah Jo menulis surat dan diberikan ke Mudhin. Lalu
pak
> >Mudhin langsung menyimpan surat itu tanpa membacanya karena pikirnya
tidak
> >tega membaca surat wasiat tersebut di depan mbah Jo. Tak lama kemudian
mbah
> >Jo meninggal dunia. Pada selamatan hari ke tujuh meninggalnya mbah Jo,
Pak
> >Mudhin diundang untuk datang. Selesai memimpin sambutan do’a, pak Mudhin
> >berpidato: “Saudara-saudara sekalian, ini ada surat wasiat dari almarhum
> >mbah Jo yang belum sempat saya sampaikan, yang isinya pasti nasehat untuk
> >anak cucunya semua. Mari kita sama-sama membaca suratnya”.
> >
> >Pak mudhin kemudian membaca surat tersebut, yang ternyata berbunyi:
“DHIN,
> >JANGAN BERDIRI DISITU…! JANGAN INJEK SELANG OKSIGENKU”.
>
>

Ada 4 cowok di kamar ganti pria sebuah fitness centre yang beken, lagi
asyik-asyiknya mereka mengganti pakaian, tiba-tiba terdengar deringan HP
di bangku panjang dekat mereka, seorang mengambil HP dan menjawab,
terdengar percakapan sbb:
Pria : hallo .. ?
HP : hallo mas.. ini aku… Mas di fitness centre khan.. ?
Pria : ya .. ada apa . ?

HP : Mas.. aku di BIP.. trus aku ngeliat jaket bulu yang bagus di
etalase dan harganya cuma Rp 250.000 boleh nggak beli? boleh ya?
Pria : sok deh.. ambil.. tapi jangan lupa kuitansinya.. ya!

HP : terus aku ngeliat Mercedes seri 2001 di showroom mobil lt. 1 .. itu
lho yang terbaru yang ada di koran..
Pria : harganya berapa.. ?

HP : nggak mahal kog.. cuma Rp. 950 juta.. pengin nggak.. ?
Pria : ya .. udah ambil deh.. tapi jangan lupa kuitansinya.. ok ?

HP : sebentar.. jangan ditutup dulu.. itu lho Mas.. tahu khan, rumah
yang Di Dago no. A.. katanya mo dijual .. dan lagi murah-murahnya.. khan
Mas juga ngincer itu rumah
Pria : harganya berapa.. ?

HP : nggak mahal kog.. cuma Rp.1.5 M .. ambil nggak..?
Pria : tawar dong.. kalo bisa jangan lebih dari 1.1M ..

HP : iya deh.. oke Mas.. makasih banyak lho.. aku sayang Mas…
Pria : Mas juga .. dah

Setelah pembicaraan, pria itu bertanya ke semua pria yang ada di dalam
Pria : ada yang tahu, HP ini punya siapa yaah?

 

ini tulisan di blog saya yg pertama, bingung juga sih mau nulis apa, trus pingin aja nulis ttg motivasi.. trus ketika lagi nyari tulisan tulisan ttg motivasi, tiba tiba saya baca tulisan tanadi santoso ttg pak dahlan iskan. Tulisan pak Dahlan Iskan emang selalu menarik untuk terus di ikuti.

 aniwei, ini memang bukan murni tulisan saya, masih copy paste, tapi saya cantumkan penulis sebenarnya karena kita harus menghargai karya orang lain.. enjoy it!

 Pahlawan

Saya membaca koran tidak rutin, hanya kalau pas waktu senggang saja atau ada berita menarik. Tapi seminggu terakhir ini saya orang pertama dirumah yang merebut Jawa Pos dan membaca dengan serius. Sebabnya adalah tulisan bersambung Dahlan Iskan tentang “Memoar rumah sakit China ketika mencangkok Liver.” Hari ini adalah seri yang ke delapan, dan tiba2 saya terpikir untuk menulis pendapat saya pada Blog yang jarang saya update ini.

“Inspiring”, kata orang bule, “mencerahi” adalah kata terdekat dalam kosa kata kita. Saya heran juga ketika saya dikantor dan semua rekan juga membaca dengan hikmad seri ini, bahkan ibu saya mengkliping nya dengan serius. Saya percaya tulisan ini mencerahi ratusan ribu orang yang membacanya. Oplag Jawapos 300.000 – 400.000 ex, plus koran group yang lain, dan tiap koran dibaca sekeluarga ah rasanya lebih tepat “jutaan orang” ya. Good people Teach, Great people Inspire.

Beliau menulis tentang saat saat sebelum operasi masih saja ditawari “take over” koran lain, bisnis yang tak pernah surut pada ujung jalan; tentang teman2 yang mendoakannya; tentang keluarganya yang banyak mati muda; tentang doanya sendiri yang terasa ikhlas; tentang organ tubuh yang datangnya telat tiga jam.

Hidupnya yang susah sampai SMA belum bisa punya sepatu; lukanya yang kena cangkul; sepeda kesayangan yang digendongnya jalan; mimpinya yang selalu sederhana; pencapaiannya yang sangat luar biasa; ketidak tahanan rasa sakit ketika di kemoterapi tahun lalu; semuanya mengalir dengan lancar dan nikmat.

Teman2 di Surabaya banyak yang tahu bahwa beliau memang tidak sehat dan sudah dua tahun ini sering mondar mandir China berbisnis dan berobat. Ujungnya adalah pencangkokan organ tubuh yang paling sulit dan besar dalam kedokteran kita, penggantian liver.

Ah beliau memang seorang wartawan sejati. Baru saja lolos dari maut, apa yang dilakukannya? Menulis! Ya menulis untuk mengilhami semua orang, mencerahi dan memberi semangat hidup pada orang lain yang membacanya.

Saya tiba tiba teringat tentang pemilihan putri Indonesia, yang ditanyai pertanyaan: ” Apa Beda Pegecut dan Pahlawan?” Putri Raemawasti menjawab: ” Seorang pengecut mati berkali-kali di sepanjang hidupnya, sedangkan seorang pahlawan hanya mati satu kali dalam hidupnya.” Untung Dahlan Iskan tidak mati. Mati ataupun hidup dia adalah seorang pahlawan. Semoga cepat sembuh, dan berkarya lagi Pak!

Tanadi Santoso dengan rasa hormat yang dalam,
Surabaya 2 September 2007.

« Newer Posts